1 tahun yg lalu

Wanita di China Ini Tawarkan Jasa Jadi Pengantin Palsu, Bantu Klien yang Sering Ditanya Kapan Nikah


Liputan6.com, Beijing - Seorang wanita di China mencuri perhatian publik setelah diketahui telah menggelar 20 pernikahan palsu selama tujuh tahun terakhir. Ia mengklaim bahwa layanan uniknya membantu banyak orang menghadapi tekanan sosial terkait pernikahan.

Mengutip SCMP, Rabu (2/4/2025), Cao Mei, wanita berusia 20-an dari Chengdu, barat daya China, mendapatkan penghasilan dengan menyewakan dirinya sebagai pengantin palsu. Menurut laporan majalah Nanfengchuang, ide bisnis ini bermula pada 2018 ketika seorang teman memintanya untuk berpura-pura menjadi pacarnya demi bertemu orang tuanya.

Menyadari bahwa banyak orang di China mengalami tekanan keluarga terkait pernikahan, Cao melihat peluang bisnis dan mulai menawarkan jasanya sebagai pengantin palsu.

Selama tujuh tahun, Cao telah tampil sebagai pengantin di 20 acara pernikahan. Jasanya paling banyak diminati saat musim liburan, di mana banyak orang pulang ke kampung halaman dan menghadapi pertanyaan keluarga tentang status pernikahan mereka.

Meski tampil dalam acara pernikahan, Cao tidak terlibat dalam aspek hukum pernikahan. Ia hanya bertugas mengatur acara, menghafal latar belakang palsu sesuai skenario, serta berperan sebagai pengantin dengan meyakinkan. Ia juga bertemu dengan keluarga calon "suami" sebelum acara demi menjaga keaslian perannya.

Di beberapa kasus, bahkan orang tua klien ikut membantu merancang pernikahan palsu demi menghindari rasa malu atau mengumpulkan hadiah pernikahan dari tamu yang tidak mengetahui kebenarannya.

Salah satu kasus yang pernah ditangani Cao adalah ketika seorang ibu meminta bantuannya setelah pertunangan anaknya mendadak batal karena masalah keuangan. Namun, berita pernikahan sudah terlanjur tersebar di desa mereka. Demi menyelamatkan reputasi keluarga, ibu tersebut menyewa Cao untuk tetap melangsungkan pernikahan palsu.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang