
Miliaran pengguna di seluruh dunia sebagai pasar, developer dan publisher game mana yang tidak akan tergoda untuk meracik game untuk pasar mobile. Dengan potensi angka tersebut, bahkan persentase kecil yang berujung memainkan dan akhirnya mengeluarkan uang nyata di skema free to play yang sepertinya jadi basis untuk game mobile bisa berujung menguntungkan. Dengan franchise raksasa dan populer yang mereka miliki, tidak mengherankan jika Ubisoft juga hendak menjajal pasar yang sama. Namun sayangnya, mimpi untuk menikmati dua produk besar andalannya tahun ini harus kandas.
Ubisoft secara resmi menunda perilisan untuk dua game mobile andalannya yang cukup diantisipasi, yakni Rainbow Six Mobile dan The Division Resurgence. Sempat direncanakan akan dilepas di tahun fiskal saat ini, yang akan berakhir di Maret 2025, Ubisoft kini menendangnya keluar tahun fiskal tersebut, yang berarti membuat keduanya baru akan dilepas setelah Maret 2025 tanpa jendela lebih pasti. Ekstra waktu penundaan tersebut disebut Ubisoft dibutuhkan untuk memastikan pengalaman bermain yang memang memenuhi ekspektasi, apalagi dengan pasar besar yang mereka anggap cukup menuntut.






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)