Liputan6.com, Cilacap - Pendakwah Muhammadiyah yang juga menjadi pengasuh Yayasan Quantum Akhyar Institute (QAI), Ustadz Adi Hidayat (UAH) menerangkan tentang menuntut ilmu.
Lebih dalam lagi, UAH dalam tausiyahnya kali ini juga menerangkan hal-hal yang penting yang tidak semua orang tahu ketika menuntut ilmu. Saah satun faktor penting adalah guru.
Padahal ini erat kaitannya dengan keberhasilan dalam menuntut ilmu sekaligus keberhasilan dalam membina akhlak.
Keberhasilan menuntut ilmu dan membina akhlak sebetulnya berkaitan erat dengan guru yang mengajari kita. Lantas guru yang seperti apa yang menyebabkan seseorang ini bukan hanya pintar tapi juga memiliki akhlak yang baik?
Simak Video Pilihan Ini:
Mengintip Pemasangan Elwasi, EWS Longsor Murah Portabel Karya BPBD Banjarnegara
Guru yang Tidak Menuntut Imbalan Materi
Menurut UAH, jika kita menginginkan saat menuntut ilmu itu bukan hanya sekadar pintar saja, tetapi mampu menjadikan kita memiliki akhlak mulia, maka cari seorang guru yang tidak mengharapkan upah.
“Kalau anda ingin belajar, ingin ikut bukan cuma menuntut ilmunya tapi menuntut akhlaknya, menuntut kepribadiannya, mengamalkan amal sholeh yang bisa anda teladani itu, coba cari, man laa yasalukum ajraa, orang yang sedang mengajar pun dia tidak pernah kepikiran tentang materi duniawi,” terangnya dikutip dari tay...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)