Shabila Dina
, Jurnalis-Senin, 24 Februari 2025 |21:55 WIB

Foto: Reuters.
JAKARTA - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump, telah menyatakan keinginannya untuk mencapai kesepakatan dengan Ukraina yang akan memungkinkan AS mengakses cadangan logam tanah jarang negara tersebut sebagai imbalan atas dukungan militer dan ekonomi yang berkelanjutan.
Berbicara dari Ruang Oval pada Senin (3/2/2025), Trump menekankan bahwa investasi besar yang dilakukan AS perlu dijamin dengan pasokan mineral strategis dari Ukraina. Namun, permintaan ini menuai kritik dari berbagai pihak, termasuk Kanselir Jerman Olaf Scholz, yang menilai langkah tersebut sebagai eksploitasi sumber daya Ukraina di tengah konflik yang sedang berlangsung.
Ukraina memiliki cadangan signifikan logam tanah jarang dan mineral kritis lainnya yang tersebar di berbagai wilayah negara tersebut. Salah satu deposit grafit terbesar di Eropa terletak di tambang Zavallivsky di Ukraina tengah, yang merupakan komponen penting dalam baterai kendaraan listrik dan reaktor nuklir.
Dilansir dari Reuters, Ukraina memiliki cadangan litium terbesar di Eropa, diperkirakan mencapai 500.000 ton, yang sangat pent...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)