1 tahun yg lalu

Sumber Listrik Utama Israel Terancam Diledakkan Hizbullah, Perusahaan Listrik Langsung Gelar Latihan



Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru TRIBUN-VIDEO.COM - Perusahaan penyedia listrik terbesar Israel akan melakuka pelatihan skala besar yang belum pernah terjadi sebelumnya. Tindakan ini dilakukan untuk mengatasi dampak kerusakan jika perlawanan Hizbullah benar-benar meluncurkan serangan besar-besaran ke Israel. Israel Electric Corporation (IEC), Perusahaan penyedia listrik terbesar Israel menyebut, latihan akan dilakukan selama empat hari. Dikutip dari Tribunnews.com, tujuan pelatihan untuk memulihkan kekuatan dan daya listrik jika terjadi perang dengan Hizbullah. Mereka juga menegaskan bahwa markas besarnya di utara Tel Aviv akan menjadi sentral operasi dan pengendalian jaringan kelistrikan. Latihan ini akan mensimulasikan skenario kerusakan pada jaringan gardu induk dan pemadaman listrik di wilayah yang luas. Selama latihan tersebut, konvoi truk-truk besar membawa trafo besar yang khusus dibeli untuk skenario ekstrem. Truk-truk pengakut travo ini akan bergerak di jalan-jalan yang telah ditentukan. Memindahkan muatan mereka ke empat lokasi rahasia di wilayah utara Palestina yang diduduki untuk memulihkan listrik. Warga Israel sendiri sempat dilanda kepanikan dan membeli genset secara besar-besaran. Kondisi ini terjadi setelah Shaul Goldstein, CEO Noga, Perusahaan Manajemen Sistem Kelistrikan memperingatkan bahwa Hizbullah dapat dengan mudah mematikan jaringan listrik Israel. Sehingga, membuat entitas pendudukan Israel berada dalam kegelapan. (Tribun-Video.com/Tribunnews.com) Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Perusahaan Listrik Terbesar Israel Gelar Simulasi untuk Skenario Perang Besar Lawan Hizbullah, https://www.tribunnews.com/internasional/2024/07/13/perusahaan-listrik-terbesar-israel-gelar-simulasi-untuk-skenario-perang-besar-lawan-hizbullah?page=all. Penulis: Hasiolan Eko P Gultom Program: Tribunnews Update Host: Tri Suhartini Editor Video: Muhammad Ulung Dzikrillah Uploader: Tri Hantoro
Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang