11 bulan yg lalu

Siasat Pertagas Perkuat Insfrastruktur demi Jangkau Lapangan Gas di Indonesia Timur


Liputan6.com, Jakarta PT Pertamina Gas (Pertagas) memastikan penguatan infrastruktur midstream energi di Indonesia Timur. Dengan infrastruktur yang dirancang sesuai kondisi geografis dan potensi lokal, Pertagas optimistis dapat menjadi mitra strategis dalam mendorong monetisasi gas yang berkelanjutan dan pemerataan energi nasional.

Direktur Komersial Pertamina Gas, Kusdi Widodo, mengatakan bahwa konektivitas merupakan faktor kunci dalam mempercepat akses energi di wilayah dengan tantangan geografis tinggi.

“Investasi bukan semata soal pasokan, tapi soal konektivitas. Tantangan utama di Indonesia Timur adalah ketiadaan infrastruktur midstream yang andal untuk menghubungkan sumber gas dengan pasar potensial. Di sinilah pendekatan modular dan hybrid memainkan peran penting,” ujar Kusdi.

Hal ini disampaikan Direktur Komersial Pertamina Gas, Kusdi Widodo, pada sesi panel Concurrent Session The 49th Indonesia Petroleum Association Convention & Exhibition (IPA Convex) 2025 di ICE BSD City, Tangerang pekan ini.

Pertagas, sebagai operator jaringan pipa transmisi gas terpanjang di Indonesia dan pengelola lebih dari 600 km pipa minyak di Sumatera, dikatakan berperan mendukung penyaluran kebutuhan energi nasional.

Namun untuk menjangkau wilayah timur yang belum terlayani infrastruktur, Pertagas mengimplementasikan pendekatan modular seperti isotank, Floating Storage Unit (FSU), Floating Regasification Unit (FRU), serta pembangunan pipa pendek untuk konektivitas lokal.

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang