1 tahun yg lalu

Serangan Pemberontak di Balochistan Tewaskan 18 Tentara Pakistan


Liputan6.com, Islamabad - Pihak berwenang di Pakistan mengatakan pada Sabtu (1/2/2025) bahwa sedikitnya 18 tentara tewas dalam serangan oleh gerilyawan semalam di provinsi Balochistan barat daya. Serangan itu menandai salah satu hari paling mematikan bagi pasukan keamanan dalam beberapa bulan terakhir.

Sebuah pernyataan militer mengatakan bahwa serangan yang mengakibatkan korban jiwa terjadi di distrik Kalat pada Jumat (31/1) malam, ketika "teroris berusaha memasang penghalang jalan" di daerah tersebut. Tindakan teroris itu ditanggapi oleh pasukan keamanan yang menyebut aksi itu sebagai "tindakan terorisme yang pengecut."

Militer mengatakan sedikitnya 12 penyerang tewas dalam baku tembak, dikutip dari laman VOA Indonesia, Minggu (2/2).

Kantor Perdana Menteri Pakistan Shehbaz Sharif di Islamabad mengatakan dalam sebuah pernyataan bahwa dia mengutuk keras serangan terhadap pasukan keamanan.

Serangkaian operasi keamanan telah diluncurkan di seluruh Balochistan sejak serangan semalam, yang menewaskan sedikitnya 11 "teroris" dan menghancurkan tempat persembunyian mereka pada Sabtu, menurut deklarasi militer.

"Operasi pembersihan akan terus berlanjut sampai pelaku dan fasilitator tindakan keji dan pengecut ini diadili," katanya.

Tentara Pembebasan Baloch, atau BLA (Baloch Liberation Army), yang dilarang, dilaporkan mengaku bertanggung jawab atas serangan itu.

Setidaknya 17 peziarah Pakistan tewas dalam kecelakaan bus saat bepergian ke tempat suci di Balochistan untuk merayakan Idul Fitri. Kecelakaan itu terjadi pada Rabu (10/4/2024) malam, kata para pejabat, ketika kendaraan kehilangan kendali jatuh ke ju...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang