Liputan6.com, Sucre - Kota Potosí di Bolivia, menjadi destinasi unik bagi wisatawan yang ingin merasakan sensasi wisata ekstrem. Di kota tambang ini, turis dapat membeli dinamit secara legal dan bahkan meledakkannya di dalam tambang. Dengan biaya hanya 13 Bolivianos (sekitar Rp33 ribu), pengalaman ini memberikan gambaran sekilas tentang kehidupan para penambang yang bekerja di jaringan tambang kuno kota ini.
Dalam tur tambang, wisatawan yang mengenakan helm dan pakaian khusus akan dibawa ke dalam lorong sempit di tambang Potosí. Seorang pemandu lokal kemudian menyalakan sumbu dinamit yang dibeli oleh turis dan menginstruksikan mereka untuk mundur. Dalam hitungan detik, ledakan mengguncang terowongan, disusul debu yang berhamburan.
"Bagi para penambang, dinamit adalah hal paling penting," ujar Jhonny Condori, seorang pemandu wisata tambang di Potosí, seperti dikutip dari laman CNN, Selasa (11/3/2025).
"Jika tidak tahu cara menggunakannya, ini bisa sangat berbahaya."
Namun, bagi mereka yang berpengalaman, bahan peledak ini mempercepat proses ekstraksi mineral.

1 tahun yg lalu
:strip_icc():format(webp)/kly-media-production/promo_images/1/original/043071100_1741075833-LiveReport-BanjirJakarta-1280x190.jpg)





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)