Liputan6.com, Zaporizhzhia - Ukraina mengatakan fasilitas energinya mendapat serangan "besar-besaran" dari Rusia pada Jumat 21 Juni 2024 malam. Sebuah serangan terbaru yang menargetkan jaringan listrik negara tersebut.
"Ini adalah kali kedelapan Rusia melancarkan serangan terhadap fasilitas infrastruktur energi dalam tiga bulan terakhir," kata Kementerian Energi Ukraina seperti dikutip dari BBC, Sabtu (22/6/2024).
Sistem pertahanan udara menembak jatuh 12 dari 16 rudal dan 13 drone yang diluncurkan Rusia di beberapa wilayah sepanjang malam, kata angkatan udara Ukraina.
Dua pekerja energi terluka dan dibawa ke rumah sakit di wilayah Zaporizhzhia, dan peralatan energi rusak di kota Lviv di bagian barat, tambah para pejabat.
Di wilayah barat daya Ivano-Frankivsk, pihak berwenang juga melaporkan kerusakan pada rumah dan taman kanak-kanak.
Rusia telah memperbarui kampanye serangannya terhadap target energi Ukraina selama musim semi dan awal musim panas, yang menyebabkan seringnya pemadaman listrik di seluruh negeri. Presiden Volodymyr Zelensky baru-baru ini mengatakan Moskow telah menghancurkan setengah dari kapasitas pembangkit listrik di negaranya sejak mereka mulai menghancurkan fasilitas energinya pada akhir Maret.
Serangan pada malam Sabtu ini merupakan serangan kedua yang menargetkan infrastruktur energi pada pekan ini.
Sebelumnya pada hari Kamis (20/6), pihak berwenang Ukraina mengatakan tujuh karyawan terluka dan infrastruktur energi, termasuk pembangkit listrik, rusak dalam serangan besar semalam.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)