7 bulan yg lalu

RI Teken Perjanjian Dagang Bersejarah dengan Uni Eropa dan Kanada, Akses Pasar Baja hingga CPO Jadi Lebih Luas


Pengamat ekonomi Sunarsip menilai Uni Eropa adalah mitra dagang utama Indonesia dengan pangsa sekitar 10% dari total ekspor nasional. Produk utama yang dikirim ke Eropa meliputi mineral logam, besi dan baja, elektronik, serta minyak sawit mentah (CPO) dan turunannya.

Dengan adanya IEU–CEPA, ekspor komoditas unggulan tersebut diyakini akan meningkat dan mendapat akses pasar lebih luas.

Lebih jauh, Sunarsip menambahkan IEU–CEPA berpotensi memperkuat ketahanan ekspor Indonesia di tengah tantangan global, termasuk kebijakan tarif dari Amerika Serikat dan perlambatan permintaan dari Tiongkok maupun India.

“Kebijakan IEU–CEPA ini pada akhirnya akan menjadi sumber penguatan surplus bagi neraca perdagangan kita, yang tentunya akan memperkuat posisi cadangan devisa kita,” jelasnya.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang