Liputan6.com, Jakarta - Direktur Utama Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani berharap program bantuan pangan dapat terus dilanjutkan hingga 2026. Hal ini untuk membantu masyarakat berpenghasilan rendah dan menjaga stabilitas pangan nasional terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.
"Mudah-mudahan nanti tahun 2026 juga masih ada program-program ini untuk meringankan beban-beban dari masyarakat yang ekonominya kurang mampu demikian,” kata dia, Kamis (27/11/2025).
Selain itu, Rizal menuturkan, penyaluran bantuan pangan untuk alokasi Juni-Juli telah mencapai 99,99 persen dan menyisakan 0,01 persen. Sedangkan alokasi Oktober-November, realisasi telah mencapai sekitar 18 persen.
"Untuk realisasi bulan Juni-Juli itu sudah mencapai 99,99 persen tinggal 0,01 persen untuk bulan Juni-Juli sudah hampir selesai dan untuk bulan Oktober-November ini sudah mencapai sekitar 18 persen karena kami mulai kemarin di awal atau pertengahan bulan November," ujar Rizal.
Keterlambatan awal pada penyaluran Oktober–November terjadi karena ada penambahan minyak goreng. Bulog menunggu ketersediaan minyak goreng agar dapat disalurkan bersamaan dengan beras sesuai ketentuan.
"Kemarin ada penambahan minyak goreng jadi kami menunggu minyak gorengnya kemarin sehingga memang agak terlambat sedikit karena kebutuhan minyak goreng yang harus kita cukupi karena terus terang minyak goreng yang harus diserahkan ini juga harus bersamaan dengan berasnya," jelas Rizal.
Rizal menyebutkan, total target nasional mencapai 18,2 juta penerima bantuan manfaat...

5 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)