1 tahun yg lalu

Prihatin Peningkatan Ketegangan Israel Vs Hizbullah, Sekjen PBB: Lebanon Tak Boleh jadi Seperti Gaza


Liputan6.com, Jenewa - Perang Israel vs Hamas di Gaza telah memicu ketegangan antara negeri pimpinan PM Benjamin Netanyahu dan Lebanon. Serangan demi serangan terpantau terjadi dan memakan korban jiwa.

Laporan VOA Indonesia yang dikutip Minggu (23/6/2024) menyebut Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres pada Jumat (21/6) sangat prihatin dengan meningkatnya ketegangan antara Israel dan Hizbullah Lebanon. Ia memastikan pasukan penjaga perdamaian PBB berupaya untuk menenangkan situasi dan mencegah kesalahan perhitungan.

"Satu tindakan gegabah – satu kesalahan perhitungan – dapat memicu bencana yang melampaui batas negara, dan sejujurnya, di luar imajinasi," kata Guterres kepada wartawan.

"Mari kita perjelas: Masyarakat di kawasan ini dan masyarakat dunia tidak mampu membiarkan Lebanon menjadi Gaza yang lain," ujar Guterres.

Hizbullah yang didukung Iran menembakkan roket ke Israel sebagai solidaritas dengan sekutunya di Palestina, Hamas, sejak perang Gaza meletus pada Oktober. Serangan tersebut memaksa puluhan ribu orang meninggalkan rumah mereka di Israel, di mana tekanan politik meningkat untuk melakukan tindakan yang lebih keras.

Sementara itu, puluhan ribu warga Lebanon juga meninggalkan rumah mereka akibat serangan Israel di Lebanon selatan.

Misi Iran untuk PBB mengatakan pada Jumat (21/6) bahwa Hizbullah memiliki kemampuan untuk mempertahankan diri dan Lebanon melawan Israel. Ia memperingatkan bahwa "mungkin waktunya untuk penghancuran diri rezim tidak sah ini telah tiba."

"Setiap keputusan yang tidak hati-hati oleh rezim pendudukan Israel untuk menyelamatkan diri dapat menjerumuskan kawasan ini ke dalam perang baru," misi Iran di PBB memposting di X.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang