Liputan6.com, Jakarta - Harga emas dunia diperdagangkan di level USD 3.333 pada Rabu, 11 Juni 2025. Pengamat pasar, Ibrahim Assuaibi mengungkapkan bahwa ada indikasi harga emas dunia akan mengalami penguatan menuju kisaran USD 3.361.
“Kalau seandainya harga emas dunia tembus (USD 3.361), maka akan menuju level USD 3.400,” ungkap Ibrahim dalam keterangannya di Jakarta, Rabu (11/6/2025).
Untuk mencapai level USD 3.400, ada beberapa faktor yang mendorong penguatan harga emas.
Ibrahim memaparkan, faktor yang mengangkat harga emas dunia adalah respon Presiden Amerika Serikat Donald Trump terhadap pertemuan antara AS dan Iran terkait reaktor nuklir, di mana ada kemungkinan tidak mencapai kesepakatan untuk menghentikan pengayaan uranium.
Di sisi lain, Iran juga mengancam akan mengebom basis-basis pangkalan-pangkalan militer AS di Timur Tengah apabila negara tersebut tidak menerima apa yang dibuat kesepakatan oleh Iran. Perkembangan tersebut membuat situasi politik di Timur Tengah kembali memanas. Itu yang pertama.
Faktor kedua, adalah situasi geopolitik di Eropa di mana Rusia terus membombardir wilayah-wilayah kota-kota di Ukraina.
Adapun ketegangan antara Rusia dan NATO di mana NATO sudah mempersiapkan pasukannya untuk melakukan penyerangan terhadap Rusia.
Kemudian yang ketiga, pengadilan AS menghentikan pencabutan biaya impor.
“Perang dagang inilah yang kemungkinan besar akan membuat harga emas dunia mengalami kenaikan,” jelas Ibrahim.
Selanjutnya, pertemuan antara pejabat AS dan pejabat Tiongkok terkait diskusi biaya impor 50% juga masih belum memasuki tahap akhir. Ibrahim menilai, hal ini kemungkinan besar akan membuat harga emas dunia mengalami kenaikan.
“Kita juga melihat bahwa nanti malam akan ada rilis...

10 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)