9 bulan yg lalu

Pedagang Beras Cipinang Ogah Dituding Oplos Beras: Kejar Itu Produsen Besar!


Liputan6.com, Jakarta Koperasi Pedagang Pasar Beras Induk Cipinang (PIBC) enggan terlibat dalam pusaran isu beras oplosan. Koperasi meminta pemerintah mengejar oknum-oknum pengusaha besar yang menyuplai beras ke ritel moderen.

Ketua Koperasi Pedagang PIBC, Zulkilfi Rasyid menegaskan anggotanya tidak terlibat praktik curang pengoplosan beras. Apalagi jika mencapur beras kualitas premium dengan kualitas rendah.

"Jadi kalau dikatakan pengoplosan, sekarang yang dikejar, ini maaf, yang dikejar bukan kami pedagang pasar induk yang kecil," kata Zulkifli saat ditemui Liputan6.com di PIBC, Jakarta, Senin (14/7/2025).

"Yang dikejar yang elit-elit yang bermodal besar, yang dia memasukkan beras ke supermarket, ke pasar-pasar retail. Semua itu orangnya orang tertentu. Food Station sendiri juga kena. Wilmar kena," sambungnya.

Sudah Punya Langganan

Zulkifli memandang, pengoplosan beras akan mengganggu kepercayaan konsumen. Sementara, di PIBC, banyak pedagang yang sudah memiliki langganan masing-masing dengan kualitas beras tertentu.

Dia meminta penegakan hukum terhadap 212 merek dagang beras yang diduga melanggar bisa diproses tegas. Termasuk untuk identitasnya dibuka ke publik. Dia tak mau isu beras oplosan ini membuat masyarakat resah.

"Berapa orang lah? Ada 212 orang, itu silakan aja. Kalau seandainya memang iya kena dia, coba aja lihat seperti apa. Tapi yang penting, saya sebagai Ketua Kooperasi, jangan bikin resah masyarakat. Kalau begini kan kadang-kadang bisa resah masyarakat," tutur dia.

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang