1 tahun yg lalu

Mengenal apa itu Bulan Purnama dan kapan terjadinya?


Jakarta (ANTARA) - Bulan Purnama atau bulan penuh (full moon) merupakan salah satu fenomena alam yang paling dikenal dan dinantikan oleh banyak orang.

Pada saat Bulan Purnama, Bulan terlihat sepenuhnya terang dan bulat di langit malam, memberikan pemandangan yang memukau dan sering kali menjadi bahan perbincangan. Fenomena ini menarik perhatian banyak orang, baik mereka yang memiliki ketertarikan pada astronomi maupun yang hanya ingin menikmati keindahan alam.

Bulan Purnama juga sering dikaitkan dengan berbagai tradisi budaya, seperti perayaan Hari Suci Purnama bagi umat Hindu. Pada hari ini, umat Hindu melaksanakan persembahyangan sebagai bentuk yadnya, memohon kepada Sang Hyang Chandra untuk menyucikan diri.

Baca juga: Bulan purnama saat Festival Pertengahan Musim Gugur di Timur Tengah

Namun, apa sebenarnya yang terjadi terciptanya fenomena ini dan kapan bulan Purnama sepenuhnya terjadi? Berikut penjelasannya.

Proses terjadinya Bulan Purnama

Proses pada Bulan Purnama terjadi ketika bulan mencapai pada titik orbitnya, dimana posisi Bulan tepat berseberangan dengan Matahari dengan Bumi diantaranya. Dalam posisi ini, sisi Bulan yang menghadap Bumi akan sepenuhnya diterangi oleh sinar dari cahaya Matahari, sehingga tampak cerah dan bulat.

Fenomena ini merupakan bagian dari siklus lunar yang berlangsung sekitar 29,5 hari. Selama siklus ini, Bulan melewati beberapa fase, termasuk bulan baru, bulan sabit, kuartal pertama dan bulan eaxing gibbous, sebelum akhirnya mencapai fase purnama.

Baca juga: Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang