Jakarta, VIVA – Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan menegaskan pembangunan ‘Family Office’ tidak akan menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hal itu disampaikan Luhut merespons penolakan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk membiayai pembangunan ’Family Office’ dari APBN. Luhut memastikan ‘Family Office’ tidak ada urusannya dengan APBN.
"Ya biayai sendiri, kan orang taruh uangnya di situ," kata Luhut dalam kegiatan “1 Tahun Prabowo-Gibran: Optimism 8% Economic Growth” di Jakarta, Kamis,16 Oktober 2025.
Luhut menjelaskan konsep "family office" lebih menyoal upaya menarik investor, baik domestik maupun asing, untuk menempatkan dana di Indonesia dengan mekanisme bebas pajak (zero tax) pada tahap awal, lalu dikenakan pajak belakangan ketika dananya diinvestasikan ke proyek-proyek di Indonesia.

5 bulan yg lalu




![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)