1 tahun yg lalu

Korban Gempa Myanmar Ditemukan Selamat Usai 5 Hari Tertimpa Reruntuhan


Liputan6.com, Naypyidaw - Tim penyelamat berhasil menarik seorang pria hidup-hidup dari reruntuhan hotel di ibu kota Naypyidaw, Myanmar, lima hari setelah gempa bermagnitudo 7,7 mengguncang Myanmar. Kejadian ini memberikan secercah harapan di tengah bencana yang telah menewaskan lebih dari 2.700 orang dan membuat ribuan lainnya kehilangan tempat tinggal.

Mengutip Malay Mail, Rabu (2/4/2025), korban, seorang pekerja hotel berusia 26 tahun, diselamatkan oleh tim gabungan Myanmar-Turki pada tengah malam.

Dalam video yang dibagikan oleh Dinas Pemadam Kebakaran Myanmar, pria itu tampak berdebu namun sadar saat ditarik dari reruntuhan dan segera dibawa dengan tandu.

Hingga Selasa (1/4), pemimpin junta Min Aung Hlaing melaporkan bahwa jumlah korban tewas telah meningkat menjadi 2.719 orang, dengan lebih dari 4.500 orang terluka dan 441 masih hilang. Namun, angka ini diperkirakan akan bertambah karena komunikasi dan infrastruktur yang terganggu menghambat upaya pencarian dan distribusi bantuan.

PBB dan berbagai kelompok hak asasi manusia telah menyerukan penghentian sementara pertempuran antara junta militer dan kelompok bersenjata di Myanmar guna memprioritaskan bantuan kemanusiaan.

"Semua pihak harus berfokus pada perlindungan warga sipil, termasuk pekerja bantuan, serta pengiriman bantuan yang menyelamatkan nyawa," kata Julie Bishop, utusan khusus PBB untuk Myanmar.

Sebelum gempa terjadi, lebih dari 3,5 juta orang telah mengungsi akibat konflik bersenjata di Myanmar. Kini, situasi semakin diperparah dengan banyaknya korban gempa Myanmar yang membutuhkan pertolongan darurat.

Korban tewas akibat gempa dahsyat bermagnitudo 7,9 di Myanmar pada Jumat (28/3) terus bertambah, mencapai 2.056 jiwa, sementara 3.900 orang terluka dan 270 lainnya masih hilang.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang