Liputan6.com, Paramaribo - KBRI Paramaribo menggelar kegiatan salat Idul Fitri dan halal bihalal pada 31 Maret 2025 di Van Brussellaan untuk mempererat kebersamaan di kalangan (Warga Negara Indonesia) WNI yang tinggal di Suriname.
Meski Suriname termasuk salah satu negara di dunia yang berpenduduk sedikit kurang dari 1 juta jiwa, namun jumlah WNI yang menetap di Suriname cukup banyak, yakni sekitar 725 orang.
"Dengan adanya halal bihalal ini, WNI yang merantau dapat merasakan kebersamaan. Khususnya pada hari raya Idul Fitri yang sarat makna kekeluargaan. Acara halal bihalal ini selalu ditunggu-tunggu oleh WNI, sebab itu KBRI perlu hadir untuk WNI," kata Kuasa Usaha Ad Interim Kepala Perwakilan KBRI Paramaribo Sadikin dalam pernyataan tertulis yang diterima Liputan6.com.
Tema khutbah salat Idul Fitri tahun ini yaitu "Merayakan Kemenangan dengan Keikhlasan dan Kebersamaan", yang diharapkan dapat mendorong para jamaah untuk senantiasa merefleksikan makna keikhlasan, kebersamaan, dan pengampunan yang terkandung dalam momen perayaan Idul Fitri.
Untuk menghibur tamu undangan, KBRI Paramaribo menghadirkan grup musik keroncong beken di Suriname, yaitu Keroncong Irama Bestari. Selain keroncong, juga telah digelar peragaan busana muslim serta hiburan lagu-lagu bernuansa Islami dan dangdut.
Turut hadir dalam acara halal bihalal adalah mantan Menteri Dalam Negeri Suriname Bronto Somohardjo, yang sangat terkesan dengan pengelolaan acara yang berjalan tertib dan terasa akrab. Evert Karto, anggota DPR Suriname – keturunan Jawa Suriname, juga menyukai suasana halal bihalal ala Indonesia.
"Saya merasa seperti bukan di Suriname," ungkapnya.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)