1 tahun yg lalu

Jika Rasio Utang 50% & Prabowo Tambah Kementerian, Kantong Negara Aman?



Menilik rencana kenaikan rasio utang RI di era kepemimpinan Prabowo-Gibran hingga 50% dari PDB, Chief Economist CNBC Indonesia, Anggito Abimanyu memandang hal ini masih bisa dilakukan asal mengikuti aturan perundang-undangan serta digunakan untuk pembiayaan produktif. Anggito juga menyebutkan bahwa tidak ada panduan khusus terkait rasio utang namun bagi negara berkembang seperti Indonesia maka rasio utang dikisaran 30-40%masih batas yang wajar. Hal penting dalam utang adalah penggunaanya dan kemampuan bayar pemerintah. Seperti apa ekonom mencermati rencana kenaikan rasio utang RI di era Prabowo? Selengkapnya simak dialog Bramudya Prabowo dengan Chief Economist CNBC Indonesia, Anggito Abimanyu dalam Squawk Box, CNBC Indonesia (Jum’at, 12/07/2024) Terus ikuti berita ekonomi bisnis dan analisis mendalam hanya di https://www.cnbcindonesia.com/. CNBC Indonesia terafiliasi dengan CNBC Internasional dan beroperasi di bawah grup Transmedia dan tergabung bersama Trans TV, Trans7, Detikcom, Transvision, CNN Indonesia dan CNN Indonesia.com. CNBC Indonesia dapat dinikmati melalui tayangan Transvision channel 805 atau streaming melalui aplikasi CNBC Indonesia yang dapat di download di playstore atau iOS. Follow us on social: Twitter: https://twitter.com/cnbcindonesia Facebook Page: https://www.facebook.com/CNBCIndonesia/ Instagram: https://www.instagram.com/cnbcindonesia/ https://www.instagram.com/cuap_cuan/ Tiktok: https://bit.ly/38BYtJx Spotify: https://spoti.fi/2BR7KkT
Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang