10 bulan yg lalu

Investor Minat Masuk Sentra Industri Garam di Rote Ndao


Liputan6.com, Jakarta - Sejumlah investor mulai berminat untuk membangun pabrik di Kawasan Sentra Industri Garam Nasional (K-SIGN) di Rote Ndao, Nusa Tenggara Timur. Disebutkan ada investor lokal maupun mancanegara berencana masuk.

Direktur Utama PT Garam Abraham Mose menyampaikan, pelaku industri perlu mendirikan pabrik pengolahan di K-SIGN Rote Ndao untuk mengurangi biaya produksi dan logistik. Hal itu dibandingkan jika industri hanya mengambil produksi garam sebelum diolah kembali. Abraham bilang sudah ada yang berminat masuk ke lokasi tersebut.

"Membangun pabrik pengolahan garam dia untuk kebutuhan dia, dan ini sudah banyak yang masuk, banyak. Termasuk garam farmasi di Rote," kata Abraham ditemui di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan, Jakarta, Rabu (11/6/2025).

Dia mengatakan baru ada sekitar 3-4 perusahaan yang menyatakan minatnya dalam membangun industri garam di Rote Ndao tersebut.

"Paling enggak sudah ada beberapa yang nelpon untuk berminat ikut membangun di kawasan industri garam. Itu kan sentra industri. Sementara masih, baru minggu lalu kan, baru 3-4 lah," tuturnya.

Abraham mengungkapkan, ada pula perusahaan asing yang berminat masuk. Minat ini meningkat usai adanya rencana penyetopan impor garam dari pemerintah RI. "Luar negeri juga ada. Karena dengan ditutup impor, sudah banyak juga yang ingin ke kita untuk ikut," tegasnya.

KKP Bangun 10 Ribu Ha Sentra Produksi Garam

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang