Liputan6.com, Jakarta Chief of Infographic Sub Committee IPA Convex 2024, Hendra Halim, mengungkapkan jika Carbon Capture Storage (CCS) merupakan cara yang paling efektif untuk dapat mengurangi emisi karbon dan sekaligus meningkatkan perekonomian Indonesia.
Berdasarkan data yang diungkap dalam Infografik, diketahui jika CCS dapat memberikan peningkatan Produk Domestik Bruto yang signifikan, yaitu sekitar USD 478 miliar dan membuka lebih dari 53.000 lapangan pekerjaan hingga 2050.
“Setiap 1 juta ton karbon yang ditangkap melalui CCS dapat menciptakan nilai ekonomi hingga Rp 4 triliun dan menambah kurang lebih 1.000 lapangan pekerjaan,” ujar dia saat acara Media Briefing IPA Convex 2024 yang diselenggarakan untuk membahas Infographic IPA 2024, di Jakarta, Rabu (26/6/2024).
Ditambahkan Hendra, Indonesia saat ini berpotensi menjadi pemimpin di regional dalam rangka penerapan teknologi CCS.
Untuk itu, dia mengharapkan agar seluruh pihak di Indonesia tidak lagi hanya bersikap wait and see. “Jangan sampai ide yang berasal dari Indonesia justru disalip oleh negara lain,” tambahnya.
Dia mengungkapkan bahwa ada negara tetangga Indonesia yang sudah lebih siap dalam implementasi CCS, yaitu Malaysia.
Hendra menyebutkan bahwa Indonesia diberkahi keuntungan secara geologis dengan adanya banyak lokasi penyimpanan karbon dan industri migas yang sudah berpengalaman.
Dia menyakini Indonesia dapat menjadi CCS Hub di regional. Namun hal tersebut membutuhkan kolaborasi yang tepat antara pemerintah dan industri migas.
“Ada empat prioritas utama yang dibutuhkan dalam kolaborasi ini, yaitu peraturan pelaksana CCS yang komprehensif, perjanjian lintas batas CO2, harga karbon, dan insentif CCS. Pemerintah harus fokus pada...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)