
Tikus berduri mirip landak yang bisa berenang adalah salah satu spesies baru yang ditemukan para ilmuwan. (Foto: Conservation International)
LIMA – Para ilmuwan di Peru menemukan 27 spesies fauna baru di negara Amerika Selatan itu dan kemungkinan telah menemukan puluhan lainnya. Penemuan ini terjadi dalam sebuah ekspedisi ke Alto Mayo, yang meliputi hutan hujan Amazon, oleh para ilmuwan dari organisasi nirlaba Conservation International dan anggota kelompok adat setempat.
Di antara spesies baru yang ditemukan terdapat tikus amfibi dengan kaki berselaput dan ikan berkepala gumpalan. Conservation International mengatakan bahwa hingga 48 spesies baru lainnya mungkin juga telah ditemukan, meski membutuhkan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk menentukan apakah mereka baru.
"Menemukan begitu banyak spesies mamalia dan vertebrata baru sungguh luar biasa, terutama di lanskap yang dipengaruhi manusia," kata Trond Larsen, direktur senior di Conservation International, sebagaimana dilansir BBC.
Ikan "berkepala bulat" ini merupakan penemuan baru bagi sains, tetapi masyarakat adat Awajún yang membantu ekspedisi tersebut telah mengetahui keberadaannya.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)