Liputan6.com, Jakarta - Pernikahan antara Utsman bin Affan dan Ummu Kultsum binti Rasulullah SAW menyimpan banyak pelajaran berharga bagi umat Islam. Hikmah Pernikahan Utsman dengan Ummu Kultsum bukan hanya soal hubungan dua insan, tetapi juga tentang kesetiaan, ketaatan, dan kemuliaan akhlak di bawah cahaya kenabian.
Kisah ini menjadi salah satu peristiwa penting dalam sejarah Islam. Setelah wafatnya Ruqayyah, putri Rasulullah SAW yang pertama dinikahi Utsman, Allah menggantikan kesedihan itu dengan kebahagiaan baru, yaitu pernikahannya dengan Ummu Kultsum. Dari sinilah julukan Dzun Nurain, “pemilik dua cahaya,” melekat pada diri Utsman bin Affan.
Utsman dikenal sebagai sahabat yang lembut, dermawan, dan sangat mencintai Rasulullah SAW. Sementara Ummu Kultsum tumbuh sebagai putri yang berakhlak mulia, penuh kasih sayang, dan menjaga kehormatan keluarga Nabi. Pernikahan mereka menjadi simbol keharmonisan antara keimanan dan ketulusan.
Dalam buku Biografi Utsman bin Affan karya Prof. Dr. Ali Muhammad Ash-Shallabi, dijelaskan bahwa Rasulullah SAW sendiri yang menikahkan keduanya, menandakan kehormatan luar biasa bagi Utsman sebagai menantu beliau untuk kedua kalinya.
Awal Kisah Pernikahan Utsman dan Ummu Kultsum
© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang

6 bulan yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)