Liputan6.com, Jakarta - Dalam kehidupan sehari-hari, orang dermawan sering kali dipandang lebih baik dibandingkan orang pelit. Namun, Gus Baha memiliki pandangan unik mengenai kedua sifat ini yang jarang disadari banyak orang.
Dalam suatu kesempatan, Gus Baha mengungkapkan bahwa dirinya menyukai orang pelit sekaligus menyukai orang dermawan. Hal ini mungkin terdengar janggal bagi sebagian orang, tetapi ada alasan logis di balik pernyataan tersebut.
"Kulo niku nate ngisi, muji tiang medit niku katah sing janggal. Kulo niku kalih wong medit nggih seneng, kalih wong lomo (dermawan) yo seneng," ujar Gus Baha yang dikutip dari video tayangan di kanal YouTube @Menikmatihalal.
Gus Baha kemudian menjelaskan bahwa uang diberi seseorang yang dermawan akan tetap digunakan untuk berbagai keperluan. Orang yang dermawan menggunakannya untuk sedekah dan kebaikan, sedangkan orang pelit menyimpannya sendiri.
Menurutnya, ada satu hal yang menarik dari orang pelit, yaitu mereka tidak banyak menuntut balasan dari orang lain. Berbeda dengan orang dermawan yang terkadang berharap banyak imbalan dari kebaikan yang dilakukan.
"Jenenge duit nak wong medit iku nggih niku seneng, tapi mboten njaluk suargo. Kadang wong lomo atau dermawan ibaratnya Rp100.000 njaluk suargo, Rp200.000 njaluk anake pinter hafal Alfiah, hafal Qur'an, Rp200.000 njaluk nopo, suargo," jelas Gus Baha.
Simak Video Pilihan Ini:
Aksi Pengoplos Gas Elpiji Berakhir di Tangan Polisi Pemalang
Gambaran Pelit dan Dermawan versi Gus Baha
© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)