1 tahun yg lalu

Duterte Diterbangkan ke Den Haag untuk Hadapi Tuduhan ICC atas Perang Narkoba Mematikan


Liputan6.com, Manila - Sebuah pesawat yang membawa Rodrigo Duterte meninggalkan Manila menuju Den Haag pada Selasa (11/3/2025), setelah penangkapan sang mantan presiden berdasarkan surat perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Menurut ICC, Duterte yang berusia 79 tahun menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan berupa pembunuhan. Operasi pemberantasan narkoba yang digencarkannya diduga menewaskan puluhan ribu orang yang kebanyakan pria miskin dan sering tanpa bukti keterlibatan narkoba.

Presiden Ferdinand Marcos Jr. mengatakan dalam konferensi pers bahwa pesawat yang membawa Duterte berangkat pada pukul 23.03 waktu setempat.

"Pesawat sedang dalam perjalanan ke Den Haag di Belanda, memungkinkan mantan presiden untuk menghadapi tuduhan kejahatan terhadap kemanusiaan terkait perang narkoba berdarah yang dilakukannya," kata Marcos seperti dikutip dari CNA, Rabu (12/3).

Duterte ditangkap di bandara internasional Manila pada Selasa, menurut pernyataan istana presiden, setelah Interpol Manila menerima salinan resmi surat perintah penangkapan dari ICC.

Putri Duterte yang juga wakil presiden, Sara Duterte, mengaku bahwa ayahnya dibawa secara paksa ke Den Haag.

"Ini bukan keadilan — ini adalah penindasan dan penganiayaan," ungkap Sara.

Sebelumnya, Duterte telah menyampaikan melalui media sosial bahwa dia yakin Mahkamah Agung Filipina akan turun tangan dan mencegah pemindahannya.

"Mahkamah Agung tidak akan menyetujui itu. Kami tidak memiliki perjanjian ekstradisi," katanya di Instagram Live setelah pengacaranya mengajukan petisi.

Seorang juru bicara ICC mengonfirmasi surat perintah penangkapan pada Selasa dan mengatakan bahwa sidang awal akan dijadwalkan setelah Duterte berada dalam tahanan pengadilan.

Sementara para pendukungnya menyebut penangkapan itu "tidak sah", reaksi dari mereka yang menentang perang narkoba Duterte justru penuh sukacita.

Salah satu kelompok yang mendukung para ibu yang kehilangan anggota keluarganya dalam operasi pemberantasan narkoba menyebut ...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang