Dibebaskan Israel, Direktur RS Al-Shifa Ungkap Penyiksaan di Penjara oleh Tentara dan Dokter
Ayo bagikan!
Download aplikasi berita TribunX di Play Store atau App Store untuk dapatkan pengalaman baru
TRIBUN-VIDEO.COM - Israel telah membebaskan puluhan warga Palestina yang ditahan selama perang di Gaza pada Senin ( 1/7/2024).
Satu di antaranya adalah Direktur Rumah Sakit Al Shifa, Muhammad Abu Salmiya yang telah ditahan selama tujuh bulan.
Salmiya mengungkapkan bahwa para tahanan Palestina mengalami penghinaan fisik dan psikologis setiap hari selama dipenjara.
Ia menceritakan, para tahanan disiksa tiap hari dengan cara dipukuli oleh para tentara Israel.
Beberapa dari mereka akhirnya meninggal di pusat interogasi imbas tak diberi makanan dan obat-obatan.
Tak hanya tentara, Salmiya menyebut dokter Israel turut melakukan penyiksaan.
Adapun seusai dibebaskan, para tahanan dibawa ke Rumah Sakit Nasser di Khan Younis, dan Rumah Sakit Al-Aqsa di Deir el-Balah.
Kedatangan mereka pun disambut oleh para kerabat yang menanyakan kondisi para tahanan yang masih berada di balik jeruji besi.
Salmiya ditangkap pada November silam saat serangan Israel ke Rumah Sakit al-Shifa.
Kala itu Israel mengklaim rumah sakit tersebut sebagai basis komando Hamas.
Sementara itu, pembebasan para tahanan ini disebut upaya Israel mengosongkan ruang di penjaranya.
Namun, kondisi ini mendapat kecaman dari pejabat Israel, termasuk Menteri Keamanan dari sayap kanan Israel, Ben Gvir yang menyebut tindakan ini sebagai kelalaian keamanan.
Sementara itu, mantan Menteri Kabinet Perang Benny Gantz mengatakan siapapun yang memerintahkan pembebasan para tahanan ini harus diberhentikan.
Gantz juga meminta Perdana Menteri Benjamin Netanyahu agar menutup beberapa kantor pemerintahan agar memberi ruang bagi para tahanan.
(TribunVideo.com)
https://www.aljazeera.com/news/2024/7/1/israel-frees-hospital-chief-from-prisons-full-of-gaza-captives
Program: Viral News
Host: Sisca Mawaski
Editor Video: Okwida Kris Imawan Indra Cahaya
Uploader: Bintang Nur Rahman
#tahanan #israel #palestine #gaza