
Berbeda dengan situasi saat ini, sepertinya banyak gamer yang masih ingat situasi ketika developer China mulai berusaha terjun ke industri game. Seperti banyak industri mereka di kala itu, sebagian besar game ini berujung menjadi produk murahan dengan konten jiplakan terang-terangan, yang biasanya dihiasi dengan minim modifikasi. Sulitnya untuk membawa developer nakal seperti ini ke meja hijau juga semacam “pelindung” praktik yang tentu saja sangat disayangkan ini. Walaupun situasi sudah jauh berubah dalam satu dekade terakhir ini, ternyata kita masih menemukan satu atau dua developer China yang nakal. Salah satunya bahkan sempat hendak ditarik Koei Tecmo ke ranah hukum.
Tersangka tersebut adalah Yoozoo Games, dev. China dengan basis di Singapura yang dibawa Koei Tecmo ke meja hijau karena kasus penjiplakan aset dan musik. Yoozoo dituduh telah beberapa kali menggunakan aset dan musik game Koei Tecmo seperti Nobunaga’s Ambition dan Taiko Risshinden di dalam iklan dan aplikasi mereka tanpa mendapatkan izin lebih dulu. Apalagi Koei Tecmo sempat mengirimkan sekadar surat peringatan sebelumnya agar konten-konten tersebut dihapus.






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)