4 bulan yg lalu

Cucu Pendiri Ponpes Gontor Kunjungi Perpustakaan Dewan Dakwah


Hidayatullah.com – Arfedin Hamas, putra KH. Hassan Abdullah Sahal berkunjung ke Perpustakaan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia (DDII) pada Rabu (10/12/25). Kunjungan tersebut diterima dengan hangat oleh Ust. Hadi Nur Ramadhan, Kepala Biro Perpustakaan Dewan Dakwah, KH. Teten Romly Qomaruddien, MA, Ketua Bidang Pusat Kajian dan Ghazwul Fikri Dewan Dakwah dan jajaran staf perpustakaan.

Mahasiswa Magister Ushuluddin di Universitas Islam Madinah (UIM) ini begitu bahagia melihat ribuan dokumen sejarah bangsa Indonesia tersimpan dengan baik.

“Bahkan saya sempat kaget, banyak sekali dokumen sejarah trimurti Gontor terawat dengan baik disini,” ujar Hamas.

Lebih lanjut, cucu KH. Abdullah Sahal, pendiri Ponpes Gontor Ponorogo ini diajak berkeliling untuk melihat koleksi buku-buku dan dokumen Founding Father’s Indonesia.

“Masya Allah ini perpustakaan sangat lengkap, kitab-kitab klasik juga cukup banyak di perpustakaan ini,” ungkap Hamas.

Kepala Biro Perpustakaan Dewan Dakwah, Hadi Nur Ramadhan mengungkapkan bahwa arsip dan dokumen sejarah bangsa ini merupakan koleksi partai Masyumi.

“Arsip dan dokumen sejarah bangsa ini merupakan koleksi Partai Politik Islam Masyumi yang tersimpan baik di Perpustakaan Dewan Dakwah,” ungkapnya.

Pustakawan dan sejarawan muda ini juga menambahkan bawah Perpustakaan Dewan Dakwah berkomitmen untuk menjaga warisan kolektif para pendiri bangsa.

“Salah satunya ada banyak tulisan KH. Imàm Zarkasyi diberbagai majalah dan dokumen Masyumi” ujar Hadi.

Perpustakaan yang beralamat di Gd Menara Dakwah, Lt.7, Jl. Kramat Raya 45 Jakarta Pusat ini dibuka pada hari Senin sampai dengan Jum’at mulai pukul 09.00 sd 17.00 WIB.

“Adapun untuk hari Sabtu dan Ahad, sewaktu-waktu dapat dibuka seiring dengan acara-acara tertentu.” imbuhnya

Hadi mengajak seluruh penuntut ilmu di Indonesia untuk berkolaborasi dalam dunia literasi dan edukasi sejarah bangsa Indonesia di Perpustakaan Dewan Dakwah Islamiyah Indonesia.

“Perpustakaan Dewan Dakwah sangat terbuka untuk dapat berkolaborasi dalam dunia literasi dan edukasi sejarah bangsa Indonesia.” pungkasnya.*

Redaktur: Admin Hidcom

Wartawan: Abu Dzakir

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang