Bloomberg Technoz, Jakarta - Pemerintah bersama Badan Anggaran (Banggar) DPR) resmi menyepakati penetapan asumsi dasar makro ekonomi dalam Kerangka Ekonomi Makro dan Pokok-pokok Kebijakan Fiskal (KEM-PPKF) RAPBN, termasuk posturnya pada Tahun Anggaran 2026 mendatang.
Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah menetapkan pertumbuhan ekonomi akan berada di kisaran 5,2%-5,8%, tidak berubah dari usulan sebelumnya.
Dari seluruh asumsi makro, hanya poin target lifting minyak mentah yang berubah. Saat ini, lifting minyak ditetapkan menjadi di kisaran 605-620 ribu barel per hari (bph), atau naik sedikit dari asumsi awal yang berada di kisaran 600-605 ribu bph.
"Terhadap 4 laporan Panja, baik Panja asumsi, Panja RKP [Rencana Kerja Pemerintah] dan prioritas anggaran, panja belanja pemerintah pusat, dan belanja transfer ke daerah dapat disetujui," ujar Ketua Banggar Said Abdullah dalam rapat, Selasa (22/7/2025).
Said mengatakan, kesepakatan tersebut nantinya akan menjadi dasar dalam rapat paripurna yang akan berlangsung pada 24 Juli mendatang.

8 bulan yg lalu






![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)