11 bulan yg lalu

Bisakah Kecerdasan Buatan Diterapkan dalam Industri Asuransi? Ini Jawabannya


Liputan6.com, Jakarta - CBNCloud mengajak industri asuransi untuk lebih mengenal kecerdasan buatan (AI) dan keamanan digital, dalam mentransformasi ekosistem asuransi umum yang lebih efisien, inklusif, dan berbasis data. Hal ini dilakukan dengan menggelar CBNCloud Connect yang kolaborasi dengan Asosiasi Asuransi Umum Indonesia (AAUI).

Dalam kolaborasi ini digelar diskusi bagaimana cara mendorong digitalisasi sektor keuangan dan asuransi melalui penerapan teknologi yang canggih namun tetap memperhatikan aspek keamanan data dan privasi nasabah.

Vice President Business Solutions CBNCloud Natalia Dwi Arientowati. mengatakan, sangat penting untuk adopsi teknologi berbasis AI sebagai langkah akseleratif menuju layanan asuransi yang adaptif dan customer-centric.

"Kecerdasan buatan dan cloud computing bukan hanya tentang efisiensi, melainkan tentang menciptakan konektivitas, prediktivitas, serta pengalaman nasabah yang lebih baik dan aman,” ujar Natalia dalam keterangan tertulis Jumat (23/5/2025).

Direktur Eksekutif AAUI Cipto Hartono menambahkan, sangat penting menyiapkan ekosistem asuransi dalam menghadapi era digitalisasi yang semakin kompleks.

“Transformasi digital adalah keniscayaan. Industri asuransi umum harus mampu beradaptasi dengan cepat terhadap teknologi, sekaligus memastikan keberlanjutan dan perlindungan terhadap konsumen,” ungkapnya.

Cipto juga menggarisbawahi pentingnya kolaborasi antara pelaku industri dan penyedia teknologi dalam menyongsong era digital. “Ini merupakan edukasi strategis mengenai bagaimana teknologi seperti AI dan cloud dapat diintegrasikan secara bijak dalam praktik industri asuransi umum,” tambahnya.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang