1 tahun yg lalu

Banjir Parah di Queensland Australia, 1 Orang Tewas dan Ribuan Dievakuasi


Wilayah Queensland utara yang terdampak banjir merupakan destinasi wisata populer dekat Great Barrier Reef serta area utama produksi tebu dan pertambangan di Australia. Banjir ini berpotensi mengganggu ekspor tebu dan proses pertambangan seng, perak, timah, tembaga, serta bijih besi.

Selain manusia, satwa liar juga terdampak oleh banjir besar ini. Seorang jurnalis dari ABC membagikan foto wallaby batu—kerabat kecil kanguru—yang berlindung di atap rumah di selatan Townsville. Hewan-hewan tersebut diketahui sering melompat ke pilar pagar dan atap rumah untuk menghindari banjir.

Banjir besar ini dipicu oleh sistem tekanan rendah yang membawa kelembapan tropis tinggi, menurut Biro Meteorologi Australia.

Dalam pernyataan di situs resminya, mereka memperingatkan bahwa kemungkinan hujan lebat dan angin kencang masih akan berlangsung hingga awal pekan depan, tergantung pada kekuatan dan posisi sistem tekanan rendah ini.

"Kami melihat pola cuaca serupa pada tahun-tahun sebelumnya, termasuk banjir besar di Australia timur yang disebut sebagai ‘sekali dalam seabad’ di Northern Territory pada Januari 2023 akibat fenomena La Niña,” kata pihak biro cuaca.

Sebagai langkah tanggap darurat, pemerintah federal dan negara bagian telah mengaktifkan bantuan tunai bagi warga terdampak untuk memperbaiki rumah dan memulihkan layanan penting setelah banjir mulai surut.

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang