Jakarta (ANTARA) - Bagi Anda yang telah menonton film “Sore: Istri dari Masa Depan”, mungkin masih ingat dengan salah satu dialog menarik di akhir film ketika karakter Jonathan mengatakan bahwa Antartika tidak memiliki zona waktu kepada istrinya Sore. Lantas, benarkah wilayah paling selatan di Bumi ini benar-benar tak memiliki pembagian waktu seperti benua lain?
Secara geografis, Benua Antartika terletak di Kutub Selatan dan merupakan benua ketujuh di dunia yang seluruh wilayahnya diselimuti salju dan es abadi. Keunikannya tidak hanya terletak pada suhu ekstremnya, tetapi juga karena di sanalah seluruh garis bujur Bumi bertemu di satu titik, yaitu di Kutub Selatan geografis.
Karena garis bujur bertemu di satu titik, secara teori Antartika dapat menggunakan zona waktu mana saja di dunia. Hal ini membuat benua es tersebut tidak memiliki zona waktu resmi yang berlaku secara menyeluruh seperti di benua-benua lain.
Meskipun begitu, bukan berarti seluruh wilayah di Antartika benar-benar “bebas waktu”. Faktanya, beberapa stasiun penelitian dari berbagai negara yang beroperasi di sana memiliki pembagian waktu masing-masing yang disesuaikan dengan kebutuhan operasional, waktu negara pengelola, atau negara terdekat.
Sebagai contoh, Stasiun Palmer yang dikelola Amerika Serikat tetap menggunakan Waktu Musim Panas Chili (Chile Summer Time/CLST) karena letaknya dekat dengan negara Chili. Sementara itu, Stasiun McMurdo — yang juga milik Amerika Serikat — memakai zona waktu Selandia Baru, mengikuti New Zealand Standard Time (NZST) atau New Zealand Daylight Time (NZDT) saat musim Daylight Saving Time (DST).
Baca juga: Ilmuwan: Lapisan ozon kian tipis, terutama di Kutub ...

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)