5 bulan yg lalu

Angka Perceraian Global Naik, Apa Saja Penyebabnya?


CANTIKA.COM, Jakarta - Angka perceraian melonjak secara global. Berbagai masalah muncul setelah pernikahan yang membebani hubungan, mulai dari komunikasi yang buruk hingga ketidaksesuaian harapan. Konflik yang tak terselesaikan ini semakin memburuk dan menciptakan keretakan di antara pasangan, mengubah kebencian menjadi rasa sesak, yang memperkuat keinginan untuk berpisah. 

Pelatih hubungan Javal Bhatt, dalam unggahan Instagram pada 9 Oktober, membagikan 15 poin penting tentang mengapa perceraian meningkat.

1. Pernikahan yang diatur secara terburu-buru

Ketika pasangan yang baru menikah belum saling mengenal, masalah bisa muncul setelah menikah. Pelatih hubungan Javal Bhatt mengatakan bahwa calon pasangan yang menikah lewat perjodohan perlu bertemu setidaknya selama 6 bulan hingga 1 tahun untuk saling memahami.

2. Tidak membahas hal yang tidak bisa dinegosiasikan

Ada beberapa hal yang benar-benar menjadi penentu bagi banyak orang. Mengungkapkannya secara terbuka membantu mencegah kesalahpahaman. Javal menjelaskan bahwa "tidak menyelesaikan hal-hal yang tidak bisa dinegosiasikan ini dan bersikap jujur sebelum menikah" dapat menyebabkan konflik di kemudian hari. Hal-hal yang tidak bisa dinegosiasikan ini bisa mencakup perencanaan keluarga, karier, hingga tujuan keuangan.

3. Ketidaksesuaian kata-kata dan tindakan

Alasan ketiga yang disoroti oleh pelatih hubungan adalah ketidaksesuaian antara kata-kata dan tindakan. Ia menambahkan, "Menjanjikan sesuatu yang lain dan melakukan sesuatu yang lain, membuat tindakan dan kata-kata tidak selaras." Sebelum menikah, ketika seseorang menjanjikan sesuatu kepada pasangannya, dan kemudian tidak menepatinya, kekecewaan mungkin akan muncul.

4. Pernikahan berdasarkan ketertarikan

Pernikahan seharusnya didasarkan pada kecocokan, seperti yang ditekankan oleh pelatih hubungan, seperti gaya hidup dan perilaku, alih-alih penampilan fisik. Dengan dasar pernikahan yang begitu dangkal, pernikahan pasti akan runtuh ketika konflik gaya hidup muncul.

5. Tidak ada keseimbangan antara pekerjaan dan kehidupan

Javal menekankan bahwa keseimbangan kerja-kehidupan yang buruk merupakan salah satu penyebab ke...

Baca Seluruh Artikel

© Rileks 2026. Semua hak dilindungi undang-undang