
Kapal selam bertenaga nuklir China Type-094A Jin Class. (Foto: Reuters)
JAKARTA – Ketegangan antara China dengan Amerika Serikat (AS) di Laut Cina Selatan dikhawatirkan akan meningkat seiring dengan laporan potensi senjata berkapabilitas nuklir di wilayah tersebut. Pasalnya, China dilaporkan sedang mempersiapkan kapal selam siluman baru yang dipersenjatai rudal hipersonik berhulu ledak nuklir untuk melawan rudal Typhoon buatan AS yang ditempatkan di Filipina.
Langkah AS untuk merelokasi peluncur Typhoon-nya di Pulau Luzon, Filipina, untuk memblokir kehadiran China di Laut Cina Selatan berpotensi mendorong situasi di wilayah tersebut ke tahap yang mengancam. Filipina bisa menjadi titik api baru antara China dan AS yang mengarah ke pertikaian besar, yang dapat berpotensi memicu konflik global, demikian dilansir The Singapore Post, Selasa, (11/3/2025).
Sebuah laporan di majalah militer semi-resmi China, Naval & Merchant Ships, yang dilansir South China Morning Post (SCMP) baru-baru ini menyebutkan bahwa sebuah kapal selam yang sedang dikembangkan di galangan kapal di Wuhan secara khusus dibuat untuk menargetkan sistem pertahanan rudal Typhoon milik AS yang ditempatkan di Filipina.
Laporan SCMP mencatat bahwa majalah yang dimiliki oleh China State Shipbuilding Corporation (CSSC), yang merupakan pemasok Angkatan Laut Tentara Pembebasan Rakyat China (PLA-N), membeberkan desain serta fitur dari kapal selama tersebut.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)