Kendai terdapat hadis yang melarang puasa setelah Nisfu Sya’ban, UAS menuturkan bahwa bagi orang yang memiliki kebiasaan puasa sunnah seperti Senin-Kamis dan masih punya utang puasa Ramadhan dibolehkan berpuasa di separuh terakhir bulan Syaban.
“Boleh puasa bagi memang terbiasa puasa sunnah. Biasa dia puasa Senin-Kamis, kebetulan setelah Nisfu Sya’ban, boleh,” jelas UAS.
“Yang kedua boleh bagi yang mengqadha. Demi utang puasa, sudah lama dia mau qadha begitu tinggal puasa tujuh hari. Nah, maka bagi yang mau mengqadha boleh, karena kalau tidak diqadhanya sekarang, tak diqadhanya sampai Ramadhan, setelah Ramadhan nanti dia kena denda,” tambah UAS.
Jadi, berdasarkan penjelasan UAS maka puasa setelah Nisfu Syaban boleh dilakukan bagi orang yang memiliki kebiasaan puasa sunnah dan harus mengqadha puasa Ramadhan.

1 tahun yg lalu





![[Tabligh Akbar] Dari Banten untuk Indonesia Damai - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/0IjyKlfB3Lo/maxresdefault.jpg)


![[LIVE] 40 Hadits Pokok Dalam Islam - Ustadz Adi Hidayat](https://i1.ytimg.com/vi/M98MxIs-cn4/maxresdefault.jpg)